Pesilat Cilik TTKKBI Abidzar Sabet Gelar Juara di Bupati Cup Purwakarta
RAKYAT.NEWS, PURWAKARTA – Atlet cilik Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) dari Perguruan Silat Gagak Lumayung, Abidzar Khairul Azzam (5), berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Purwakarta. Kejuaraan tersebut diikuti oleh 25 perguruan pencak silat se-Jawa Barat.
Kejuaraan Bupati Cup Purwakarta digelar di GOR Purnawarman, Kabupaten Purwakarta, selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.
Ajang ini menjadi salah satu kompetisi pencak silat bergengsi di tingkat provinsi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah.
Panitia Penyelenggara Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Purwakarta, Adi Sucipno, menyampaikan bahwa antusiasme peserta pada tahun ini terbilang tinggi.
Total peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut mencapai 530 atlet dari 25 perguruan pencak silat yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.
“Bupati Cup ini, alhamdulillah pesertanya mencapai 530 atlet dari 25 perguruan se-Jawa Barat,” ujar Adi Sucipno saat ditemui di lokasi kegiatan.
Adi menjelaskan, seluruh perguruan pencak silat yang mengikuti kejuaraan tersebut merupakan perguruan yang telah terdaftar secara resmi dalam naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Wilayah Jawa Barat.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pertandingan serta pembinaan atlet berjalan sesuai standar organisasi.
“Perguruan yang ikut bertanding memang harus terdaftar di IPSI Jawa Barat. Ini untuk menjaga kualitas kompetisi dan pembinaan atlet pencak silat,” jelasnya.
Dalam kejuaraan tersebut, Adi menyoroti munculnya sejumlah atlet muda berbakat yang menunjukkan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik, salah satunya berasal dari Perguruan Silat Gagak Lumayung melalui atlet TTKKBI.
“Banyak generasi pencak silat yang luar biasa. Yang pertama tadi dari Perguruan Gagak Lumayung, atlet TTKKBI, alhamdulillah mendapat nilai terbaik,” imbuh Adi.
Keberhasilan Abidzar Khairul Azzam di usia yang masih sangat belia dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat sejak dini mampu melahirkan atlet berprestasi. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Perguruan Silat Gagak Lumayung serta komunitas TTKKBI.
Adi berharap, kejuaraan seperti Bupati Cup Purwakarta dapat terus menjadi wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda pencak silat di Indonesia, sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Harapannya, generasi muda terus menggali dan mengembangkan potensi pencak silat yang dimiliki, sehingga ke depan Indonesia memiliki atlet-atlet pencak silat yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Dirham)


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan