Dugaan Pengalihan Sepihak Lahan Jadi Fasum, Purnawirawan AD Minta Klarifikasi Camat Mustika Jaya
“Sore itu (Pukul.15.00 Wib), saya mengurusi masyarakat saya di Pedurenan! Sampai jam 5 sore (17.00 wib). Waktu saya habis di sana (Pedurenan) sampai setengah enam (17.30 wib),” kata, Maka.
Tak disangka, Handpone miliknya kehabisan baterai HP hingga 0% (mati total) sehingga tidak dapat menghububgi siapapun pada sore itu. Akhirnya, ia memutuskan langsung kembali ke kediamannya.
“Saya kira kan ada hari esok, ternyata dia (WS) nungguin saya. Saya sudah minta maaf ke keluarga besar WS, karena saya memang banyak agenda kemarin,” ucap, Maka.
Persoalan tanah garap milik WS diduga dijadikan sarana fasilitas Sosial (Fasos) Fasilitaa Umum (fasum), Dalam hal ini, Maka tidak membantah telah menandatangani pengajuan atas permohonan warga di lokasi tersebut.
“Saya sebagai pemerintah, ada masyarakat usul saya tandatangani, saya melihat site plan, ” kata dia.
Ia menyarankan, mumpung masih proses pengajuan untuk sarana fasilitas Sosial (Fasos) Fasilitas Umum (fasum).
“Kalau memang mau ke Wali Kota atau kemana, bawa itu data yang dia (WS) punya,” tutup, dia. (Dirham)








Tinggalkan Balasan